Presiden Prabowo Ganti Lima Menteri, Bentuk Kementerian Baru
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 8 Sep 2025
- visibility 459
- comment 0 komentar

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle kabinet, Senin (8/9/2025). Lima kursi menteri bergeser, dan satu kementerian baru dibentuk. Langkah ini disebut sebagai hasil evaluasi kinerja sekaligus penyesuaian strategi menghadapi tantangan ekonomi dan politik global.
Latar Belakang Reshuffle
Isu reshuffle sudah berhembus sejak beberapa pekan terakhir. Presiden menegaskan, perubahan ini bukan semata rotasi jabatan, melainkan upaya memperkuat fondasi pemerintahan di sisa periode. Fokus utama ada pada stabilitas ekonomi, perlindungan pekerja migran, serta layanan keagamaan.
Menteri yang Dicopot
Beberapa nama besar harus turun dari jabatan strategis:
Budi Gunawan, Menko Polhukam, dinilai sudah menyelesaikan tugas awal transisi keamanan.
Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, yang selama hampir dua dekade dikenal sebagai technocrat berpengaruh di dunia internasional.
Abdul Kadir Karding, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi.
Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga, yang sebelumnya dikenal sebagai menteri termuda.
Menteri Baru
Presiden melantik wajah-wajah baru dan sebagian tokoh lama dengan tugas segar:
Purbaya Yudhi Sadewa, ekonom dan mantan Ketua LPS, dipercaya menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.
Mukhtarudin, politisi senior, naik sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Ferry Juliantono, tokoh Gerindra, menjabat Menteri Koperasi.
Kementerian Baru
Salah satu gebrakan besar adalah pembentukan Kementerian Haji dan Umrah.
Mochamad Irfan Yusuf didapuk sebagai Menteri Haji dan Umrah pertama.
Dahnil Anzar Simanjuntak mendampingi sebagai Wakil Menteri.
Kementerian ini dibentuk pasca disahkannya RUU Haji, dengan tujuan meningkatkan layanan dan efisiensi penyelenggaraan ibadah ke Tanah Suci.
Reaksi Publik dan Pasar
Pergantian Sri Mulyani menimbulkan guncangan di pasar. Bursa saham sempat terkoreksi, sementara rupiah bergerak fluktuatif. Namun, Menkeu baru Purbaya menegaskan optimisme: “Pertumbuhan 8 persen bukan mustahil. Pemerintah dan swasta harus bergerak bersama, cepat, dan tepat.”
Makna Politik
Reshuffle ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Presiden Prabowo ingin memastikan mesin pemerintahan berjalan sesuai visinya. Perubahan di bidang ekonomi, koperasi, hingga pemuda dan olahraga menunjukkan arah kebijakan yang lebih berorientasi pada kemandirian nasional dan kesejahteraan rakyat.
Gerapi TV (FYD)
Mengurai Sensasi, Temukan Esensi
- Penulis: admin










Saat ini belum ada komentar